Krisis BBM di Tapal Kuda, DPR RI Turun Tangan

 

Anggota komisi VI DPR RI F-PKB Nasim Khan 


Aksioma.co.id, JAKARTA – Antrean panjang kendaraan kembali mengular di sejumlah SPBU wilayah Jember, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo dalam tiga hari terakhir. Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini dipicu terganggunya pasokan dari Pertamina Banyuwangi akibat penutupan Jalur Gumitir yang menjadi akses utama distribusi.


Selain tertutupnya jalur darat, kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang juga memperparah kondisi. Aktivitas kapal penyeberangan ke Bali yang tersendat membuat suplai logistik termasuk BBM kian terganggu.


Keluhan warga pun akhirnya sampai ke telinga wakil rakyat di Senayan. Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. HM. Nasim Khan, langsung merespons cepat dengan menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas kelangkaan tersebut.


“Tidak bisa dipungkiri, infrastruktur dan transportasi di Pelabuhan Ketapang sangat mempengaruhi kelancaran distribusi, termasuk BBM dan LPG,” ujar Nasim Khan dalam keterangannya, Senin (28/7).


Ia menjelaskan, setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, langkah-langkah darurat telah diambil dengan mengalihkan pasokan dari Surabaya, Malang, dan wilayah sekitar lainnya. Hal ini dilakukan untuk segera memenuhi kebutuhan utama masyarakat.


“Distribusi BBM mulai dipulihkan hari ini, dan secara bertahap akan normal kembali,” tambahnya.


Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. DPR RI bersama Pertamina memastikan distribusi terus berjalan hingga pasokan kembali stabil.



Topik Terkait

Baca Juga :