Diduga Pelaku Pencurian di Pringsewu Babak belur Dihakimi Warga

Gambar ilustrasi (sumber google).

Pringsewu , JBN Indonesia - Seorang pria diduga pelaku pencucian disebuah warung milik warga, nyaris tewas diamuk massa di Pekon Waluyojati, kabupaten Pringsewu, Sabtu (29/7).


Sejumlah video pendek yang memperlihatkan amuk massa terhadap diduga pelaku pencurian tersebut juga tersebar di grup WhatsApp.


Berdasarkan keterangan warga, Tempat Kejadian perkara (TKP) pencurian itu di Pekon Margakaya, tak jauh dari lokasi ditangkapnya pelaku oleh warga.


Kronologi kejadian berawal dari dua orang pria yang salahsatunya kepergok membobol sebuah warung di pekon tersebut oleh pemiliknya.


Pemilik warung kemudian melakukan perlawanan sehingga terjadilah duel antara keduanya.


Pemilik warung mengalami luka terkena senjata tajam dibagian lengan. Merasa menghadapi lawan tidak sepadan, korbanpun berteriak minta tolong. Teriakannya tersebut mengundang perhatian banyak warga sekitar.


Mendengar teriakkan itu, rekan pelaku yang bertugas mengawasi tempat kejadian merasa panik kemudian melarikan diri meninggalkan rekannya dengan membawa sepeda motor.


Warga yang mendengarkan teriakan korban berhamburan mengejar pelaku yang ikut menyusul rekannya yang terlebih dahulu kabur dengan berjalan kaki.


Pelaku berhasil ditangkap oleh warga di Pekon Waluyojati. Massa yang geram kemudian beramai-ramai menghajar pelaku.


Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Pringsewu kota tepat waktu datang kelokasi kejadian, dan berhasil menyelamatkan pelaku dengan membawanya ke mapolsek setempat.


Belum diketahui secara detail kedua identitas pelaku, namun warga menyebut, pelaku diduga berasal dan merupakan warga Pulau Panggung Tanggamus.


"Kejadian itu di Pekon Margakaya, namun pelaku ditangkap di Pekon Waluyojati oleh massa setelah diduga ketahuan membobol sebuah warung. Pelaku ada dua orang, satunya diatas motor. Pemilik warung melakukan perlawanan hingga terluka di bagian lengan dan berteriak. Kemudian salah satu dari kedua pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor meninggalkan rekannya, mendengarkan teriakan itu kemudian pelaku yang tertinggal ikut juga melarikan diri namun akhirnya tertangkap masa, "ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya.


Hingga berita ini ditayangkan, awak media berusaha menghimpun sejumlah keterangan identitas korban, termasuk menunggu keterangan  resmi dari pihak kepolisian setempat. (Rawi)



Topik Terkait

Baca Juga :