Anak Punk Resahkan Masyarakat, Laskar Merah Putih Siap Turun Bantu Kamtibmas

Ketua laskar merah putih Marcab Kabupaten Pringsewu Muhyin NP . (Ist).


PRINGSEWU, JBN INDONESIA - Menanggapi ulah para anak anak punk di area Pendopo Pringsewu, yang dinilai membuat keresahan warga setempat, Ketua Marcab Laksar Merah Putih Kabupaten Pringsewu Muhyin NP Angkat Bicara.


Disampaikan Muhyin Nafis saat kami mintai tanggapan mengatakan, kalau pihak aparat terkait tidak tegas dalam pengamanan dan kenyamanan para pengunjung dan para pedagang di Area Pendopo Pringsewu, kami sebagai organisasi Masyarakat, Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Pringsewu siap untuk turut dalam keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Kami siap membantu Pihak APH turun ke lapangan untuk dalam upaya keamanan dan ketertiban masyarakat, kami siap turun,"  tolong Pol PP dan Pihak Kepolisian tegas," ucapnya.



Sebelumnya, setelah insiden baku hantam sesama anak punk di Area depan pendopo Kabupaten Pringsewu, pihak Polsek setempat segera melakukan pendataan dan surat pernyataan terhadap anak anak pank tersebut.


Namun, selang beberapa malam anak anak punk tersebut membuat ulah kembali dengan mengancam dan melakukan intimidasi kepada salah satu karyawan pedagang buah 'surat Buah' yang menjadi narasumber awak media yang kebetulan melihat kejadian keributan anak anak punk .


Disampaikan sumber kami bahwa salah satu karyawan toko buah tersebut mendapat intimidasi dari anak punk dengan inisial (BY) .


"Karyawan ini mendapatkan ancaman, ada yang menyampaikan ke toko bahwa DN lagi di cari sama anak-anak pank (Boy) atas keterangan nya dimedia, kami berharap APH tegas atas ulah para anak-anak punk tersebut, dan sekarang anak ini gak berani berangkat kerja," ujar Musriadi sumber kami yang juga Ketua Harian Ormas Laskar Merah Putih Kabupaten Pringsewu, Minggu 16/07/2023.


Sementara itu, atas konfirmasi Kepada Kapolsek Pringsewu AKP Rohmadi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera  melakukan berkoordinasi dengan Pol-PP dan dinas terkait.


"Senin besok kami akan melakukan rapat dengan pihak Pol PP dan pihak Pemda terkait anak anak punk tersebut," ujarnya.


Siska, salah satu pengunjung Pendopo Pringsewu saat kami mintai keterangan mengatakan dirinya kurang nyaman dan merasa tidak aman atas kehadiran anak-anak punk tersebut.


Merasa terancam, BN dalam waktu dekat ini akan melaporkan hal ini ke pihak berwajib. (*/Rawi)


Topik Terkait

Baca Juga :