Dimomen Peringatan HUT RI ke 78, Polres Probolinggo Kota Luncurkan Program Dari Sampah Menjadi Berkah

Di momen peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke 78, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K bersama dengan instansi terkait memberikan solusi terkait permasalahan sampah

Aksioma.co.id, PROBOLINGGO JATIM-Pulau Gili Ketapang Probolinggo yang selama ini turut menghiasi daftar destinasi wisata pantai di wilayah Jawa Timur terancam rusak karena kondisi sampah yang kian hari makin tidak terkendali.


Selain sampah yang berasal dari rumah tangga atau penduduk yang terdiri dari 13.000 jiwa, sampah juga berasal dari para pengunjung wisata Pantai dan nelayan yang terbawa oleh air laut dan menyangkut di sepanjang pantai. Jika dikumpulkan tentunya menghasilkan tumpukan sampah yang sangat banyak.


Di momen peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke 78, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K bersama dengan instansi terkait memberikan solusi  terkait permasalahan sampah agar kedepan tidak menjadi bencana bagi masyarakat yang tinggal sekaligus keberlanjutan ikon destinasi wisata air di provinsi Jawa Timur.


Sampai saat ini belum ada pengelolaan sampah yang mengacu kepada pembangunan ECO GREEN sehingga menimbulkan kerusakan ekosistem laut dan bisa saja sebagai salah satu penyebab tingginya angka penyakit difteri yang menyerang masyarakat terutama anak-anak.


 Oleh karena hari ini bersama dengan instansi terkait dan warga, kita melaksanakan kegiatan dari Sampah menjadi Berkah ini.” terang Kapolres Probolinggo Kota pada tim Tribratanews, rabu (16/08/2023) siang.


Kapolres juga menjelaskan, upaya solutif dalam pengelolaan sampah berbasis Eco Green sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di pulai Gili.


Pengumpulan sampah, penyortiran sampah organik & non organic, pengelolaan sampah organik yang dikembangkan menjadi pupuk maupun kembang biak magot (makanan ikan), pengelolaan sampah anorganik melalui proses daur ulang dan dapat dijual, pemberian edukasi dan pelatihan kpd masyarakat terkait sistem pengelolaan sampah serta koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dengan stakeholder terkait agar program ini bisa terus berjalan secara berkesinambungan.” tambahnya.


Melalui kegiatan dari sampah menjadi berkah ini, Kapolres mendorong agar bisa terbentuk tim khusus dari masyarakat Gili Ketapang yang mengelola sampah (Pengumpul, penyortir dan pengolah sampah organik/anorganik serta pengirim) dengan bekerjasama antar tim pengolah sampah Kota Probolinggo melalui Bank Sampah.


Kapolres juga mengharapkan masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya kebersihan karena jika lingkungan warga, pantai dan laut dalam keadaan bersih maka warga juga mendapatkan keuntungan dari kebersihan lingkungan tersebut.


Kita dukung Gerakan dari sampah menjadi berkah ini, kita berharap bersama dengan adanya pengelolaan sampah ini akan mengedukasi banyak orang untuk bisa membuat lingkungan menjadi bersih, ". Kata Kapolres.


Kepala Desa Gili Ketapang Bpk. Monir memberikan apresiasi atas solusi cerdas dalam mengatasi sampah yang ada di Pulau Gili Ketapang.


Harapannya dengan adanya program dan pelatihan pengolahan sampah ini, bisa bermanfaat bagi warga Pulau Gili Ketapang. Selama ada sampah, disitu tidak ada keindahan “ tandasnya.


***yul


Topik Terkait

Baca Juga :