Terpesona Rengginang, Ibu Danrem Belajar Membuat Camilan Tradisional di Situbondo


 Aksioma.co.id, SITUBONDO – Tak sekadar kunjungan seremonial. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 083 PD V/Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, menunjukkan ketertarikan mendalam pada sentra UMKM di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.


Dalam kunjungan mendampingi suaminya, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir, Ny. Nilam bukan hanya melihat-lihat  ia turun langsung ke dapur produksi, belajar mencetak rengginang, camilan tradisional berbahan dasar ketan yang digoreng garing setelah dijemur di bawah matahari.

"Empiyan sehat Bu," sapanya dengan bahasa Madura yang fasih kepada para pekerja perempuan. Sapaan itu sontak disambut hangat.


Ia tampak antusias mengikuti proses produksi, mulai dari mencetak hingga melihat proses penjemuran. Ketika ditunjukkan berbagai varian rengginang, Ny. Nilam memilih yang paling mencolok.


"Saya suka yang warna hitam ini, rasa cumi ya?" tanyanya kepada Kepala Desa.


Bagi Kolonel Inf Kohir, UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi kecil. Ia menyebut pelaku UMKM adalah ujung tombak dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama di daerah.


“Kami ingin ibu-ibu Persit bisa ikut terlibat, menjadi inspirasi, sekaligus pelaku yang aktif di bidang UMKM. Inovasi sangat diperlukan agar produk lokal bisa bersaing di pasar lebih luas,” kata Kohir.


Ia menambahkan bahwa penguatan keluarga sebagai unit dasar masyarakat bisa dimulai dari pemberdayaan ekonomi rumah tangga. Di sinilah peran Persit organisasi istri prajurit TNI AD menjadi penting.


“Persit tidak hanya mendampingi, tapi juga berkarya. Kami dorong anggota untuk aktif, kreatif, dan mandiri secara ekonomi melalui UMKM,” tutup Ny. Nilam.




Topik Terkait

Baca Juga :